Sebelumnya, okta mau mengucapkan selamat hari pendidikan nasioanl (hardiknas) untuk semua putera – puteri bangsa yang ada di seluruh Indonesia (teriak kenceng – kenceng sambil ngedengerin lagu Indonesia Raya)
![]()
Wokeh baiklah, let`s i told something that pass through in my head and heart (ngomong apaan yak ??)
Sekarang adalah hari hardiknas, semua diantara kita pasti udah pada tw kan ??, klo g tw udah kelewatan bgt degh pokoke, tadi ada buka detiknews dan ngeliat halaman utamanya adalah tentang demo UN di medan, itu kenapa yak ??, kok bisa terjadi hal seperti itu ??, apakah diantara kita semua pernah berpikir kenapa sampai sekarang pendidikan indonesia itu still at low level ketimbang dengan negara – negara tetangga ??.
Kita dengan mudahnya ngebilang klo sekarang kita dah merdeka (62 tahun), sekarang kita sedang ngerayain perjuangan kihajar dewantara sebagai bapak pendidikan kita (2 mei), kita adalah negara kaya akan kelimpahan alam, kita juga kaya akan heterogenitas penduduk, apalagi coba kurangnya kita sebagai rakyat Indonesia ??
Namun the fact one is : we still poor educations (sebenarnya disemua bidang sih – cuma ini bidang yang paling penting dari semua bidang yang ada), masih banyak rakyat Indonesia yang belum mencicipi bgimana sih pendidikan itu ??, bgimana sih rasanya sekolah itu ??
Percuma kita kaya akan alam, klo pendidikan kita untuk ngelola alam itu masih nol besar (O), malah justru kita sekarang dijadikan budak oleh negara asing yang ingin menduduki dan menjajah kekayaan Indonesia. Bgimanakah seharusnya kita ?? (tanya diri sendiri aja yak)
Apakah negara kita ini akan begini terus ??, ayo teman – teman sekalian, yang ada di seluruh Indonesia dari sabang ampe meroke (okta bukan kampanye yoo), mari kita bangun Indonesia ini dengan kepintaran yang kita miliki, jangan hanya bisa mengabdi ke negra orang (para professor indonesia – caooo ke luar negeri untuk kerja di sana), tapi mari kita bangun bersama – sama negeri kita ini, agar rakyat Indonesia juga tidak lagi menjadi TKI di negara lain (apa hubungannya yak ??, pasti ada dong hubungannya).
Kalau ada yang mau kasih tanggapan akan pernyataanku di atas, silahken..monggo
Updated 3 mey 2008 :
Links terkait
1. Pendidikan dan Refleksi UN 2008
2. Apalah artinya usahaku selama ini
3. Benarkah dunia pendidikan kita sedang sakit ??










paten pertamax ga ya???
Mungkin jangan diliat dari sisi buruknya terus kali ya.
) medali emas di olimpiade Fisika dan Matematika, itu juga harus dibanggain… biar bikin semangat.
kita liat dari sisi baiknya dari pendidikan di indonesia, buktinya kita bisa menyabet (wo ilah.. kaya apa
Soal UN, itu dari sikap si siswa aja, yang MUNGKIN ga mau majuu. dan berpikir bahwa dirinya ga sanggup. padahal tanpa dikasih minimum tho hampir banyak koq yang nilainya lewat dari segitu.
Tetep setuju sama UN, tapi kalo bisa jangan cuma 3 pelajaran, tho yang kita pelajarin ga cuma 3. biar kita tau kemampuan kita ada dibatas mana.
Mungkin itu aja kali ya.. soalnya pendidikan di malaysia standarnya lebih tinggi loh dari indonesia (dari berita).
Oh iya.. buat pemerintah kalo mau ngasih standar yang rata, kudu ngasih pendidikan atau pembelajaran yang rata juga buat semua daerah, jangan cuma naekin 1 daerah tapi yang laen jatoh. Semangat buat pemerintah. Percaya diri buat Siswa.
Selamat Hari Pendidikan Nasional. Semoga menjadi lebih baik
waduh ternyata panjang juga ya…
sekalian numpang hetrik ya mas okta
Hanya satu kalimat … perlu sentuhan tulus dari para penguasa negeri ini untuk Indonesia yang lebih baik…
Selamat Hardiknas semoga tidak saling mengHardik
yupz senada dengan ady… pemimpinnya dulu yang dididik… baru pendidikan kita bisa maju!
@waterbomm
bener tuh katamu bomm….
masa cuma gara2 3 mata pelajaran, ilmu yang kita punya bisa diukur ??
beggh….
oke gpp kok, silahken aja
@ady dan @ghozan
trus bgimana caranya mendidik pemimpin kita ??
ntar ujung2nya jadi masalah lagi…
ape degh
setuju banget nie…..
mari kita bersama sama memajukan pendidikan….
@ekads
marrrrrrrriiiiiiiiiiiiiii
quo vadis hardiknas, lae…lama2 negeri kita ini kok seperti fasis
orang-orang pinter pasti pengen membangun indonesia, tapi lagi-lagi.. di sini bayarannya gak memadai.. jadi mendingan caoo ke luar negeri. hmm.. dilema?
kalau aku lihat di tempatku tinggal sini dari SD sampai Uni gratis (walau sekarang ada satu, dua uni yg mengharuskan bayar) jadi sedih, teringat banyak anak2 indonesia yang sebenarnya cerdas tapi tiada biaya untuk sekolah, hanya yang kayayang bisa study sampai ke luar negeri
Trus untuk pengajarnya pun juga kurang diperhatikan…sampai-sampai gak ada orang-orang pinter yang mau jadi guru untuk mengajar bangsa kita…kalau mau murid-murid yang hebat, gurunya pun juga harus hebat donk…gimana ada yang mau jadi guru kalau guru tidak diperhatikan lebih oleh pemerintah…tanya ken-apa?…..mampir kesini untuk melihat pendapat saya tentang guru di Indonesia
salam kenal!
tunggu pemilu lagi
seandainya.. dari SD sampe SMA itu gratis.. pasti cepet maju deh Indonesia..
pendidikan di indonesia orientasinya ke nilai sih,,,
*menundukkan kepala mengheningkan cipta*
ikut prihatin dengan kondisi pendidikan yang ada… hiks..
coba tengok dik
katanya UN dagelan
Benarkah?
Tanya kenapa?
miris,,di papua ternyata 36% penduduknya ternyata ndak isa baca tulis
Kapan ya sekolah gratis , , , . . .
MAnusia terlahir tak pernah puas
Manusia terlahir tanpa kesempurnaan yang tak terbatas…
Selama manusia itu ada, kepuasan dan kesempurnaan akan terus diajukan…
Padahal kita tidak pernah bisa mengingkari bahwa kesempurnaan itu hanya MilikNYA
Selamat Hari Pendidikan NAsional , Majukan Pendidikan Bangsa Indonesia !!!
Jangan Ukur pekerjaan dari UANGnya !!! Tolong lakukan dengan keikhlasan dan rasa cinta kasih, sehingga anak2 kita bermental juara !!!
Bener kata Hangga, kita tidak bisa mengukur kepandaian seseorang dari nilainya, karena saat ini kita mengenal Multiple Inteligence.. walaupun orang awam masih belum mau mengakui kecerdasan2 tsb.
*ini bukan curhatnya saya sebagai seorang pendidik lho, tapi sebagai seorang Ibu yang miris apabila anak saya juga tdk mendapatkan pendidikan yg baik di kemudian harinya*
*maap ya Ta,,, Bunda baru bisa main kesini lagi, ini juga bentaran*
*pulang lagi yaaaaa*
@hedi






ya begitulah lae…
moga aja pemikiran kita salah
@dilema
so, how we could solve it ??
tanya kenava??
@elyswelt
dan emang itulah kenyataannya, the realy one
@andre
bener tuh dre…intinya klo pengajarnya di servis, pasti mengajar jadi muanteeeppp
@devari
siapa kira2 yang menjadi calon dan siapa yang akan dipilih olehmu dev ??
@ridu
pengennya sih spp itu, cuma masalahanya dari dulu uang kita itu abis dimakan orang yang tak bertanggung jawab
@hanggadamai
yang lebih mirisnya itu cuma 3 mata pelajaran pula
@gempur
sama mas
@achoey
dagelan itu apaan yak ??
ora mudeng aku
@ika
OMG..mo bgimana lagi indonesia ini ??
@W|zNu
tunggu, tunggu okta sihotang jadi presiden
wacaaaaooooooooo
@menik
OOpps….apa kabar bunda ?
dagh lama g singgah di rumah okta yang ancur ini
nagh loh, ternyata seorang bunda mengeluarkan kata hatinya, not as a lecturer but as a mother too
Yupp..bener bgt tuh bunda, dimulai dari diri sendiri dan mari membangun bersama..
marrriiiii (niru gaya kepala asrama okta)
biasalah…….yang jadi penguasa negeri ini khan lebih mementingkan menang pemilu dan masalah pendidikan hanyalah jadi bumbu-bumbu penyedap dalam kampanye, tapi kalau sudah berkuasa mereka akan berkata; “akan kita usahakan, karena masalah yang lebih mendesak yang lainnya (mengembalikan uang kampanye pemilu mereka) yang harus didahulukan!” Betull!!!!
okta, postinganku sebenarnya bukan ttg uan
tapi masih naymbung sih..
gpp lah
kebanyakan sekolah cuma mengajar , tapi tidak mendidik.
@desanur
bener bgt tuh bli…
makanya program kerjanya g ada yang beres
@hanggadamai
emang postinganmu g ada nyinggung UN mai, cuma aku pikir cocok ttg UN dan postinganmu, semua dagh usaha untuk nempuh UN, namun sia2 hanya karna ada unsur – unsur dibelakang (yang g sesuai, dll), so usaha kita jadi sia – sia…
acem mai ??
@Ojat
berarti mengajar yang tidak mendidik, gitu jat ??
asl.
yuk..kita bangkit…ayo…kitakan anak muda semua..karena masa depan itu slalu di wujudkan oleh anak2 muda………ayo……..bangkit
thanks udah komen ke blogku. sy link ya
@alex
ayoo….
thx dah ngelink blogku, salam
UN = formalitas belaka = nggaka da cara lagi buat nge-test tuh anak-anak esempe dan anak-anak sma.
formalitas yang ikut-ikutan dan nggak sadar akan resources yang ada.
hayo buat pendidikan jadi murah dulu
oppss, sori ta, baru bisa datang ke rumahmu, maklum ngerjain TA
aduh, klo pendidikan kita ini, begini – begini aja nya itu, g bisa berkembang lagi, terkecuali kalau orang indonesia, terkhusus orang pinter2 mau berubah dan mmbangunj negara ini
salam
sedih ngeliat pendidikan di indonesia…
(halah.. sok bijak…)
@quelopi

berarto menurutmu, g perlu lagi diadain UN ??
jadi untuk ngetes kita bisa lulus or tidak apaan dng??
@adams
mana duitnya dam ??
@medan
he..he..akhirnya mampir juga kamu bro..
ya kita liat ajalah bgimana perkembangan kedepannya
@jiban
sekali – kali gpp kok bijak
@ 16:
mengheningkan cipta selesai..
apa bener krn blm ketemu sistem pendidikan yg pas ya..
scr tiap angkatan biasanya ada aja program baru
yg entah, itu memang hasil penelitian atau sekadar hasil
jalan2eh studi banding ke luar negeri@dani
bisa dibilang begitu dani….
setdidaknya kita dagh liat bgimana program pendidikan yang ampe sekarang udah yang keberapa, but the result selalu nihil (walaupun ada progress – g besar – besar amat).
Kita dukung dan doakan aja biar pendidikan kita ini jadi bagus
dunia pendidikan kita akan terus menuai banyak protes dan demo selama para pengambil kebijakan di bidang pendidikan tidak bisa bersikap adil dan amanah. yang kita rasakan selama ini, nilai2 kebanggaan terhadap bangsa sendiri sudah mulai luntur akibat kurang intensifnya penanaman karakter kepada siswa didik. ke depan, mudah2an dunia pendidikan kita mampu mewujudkan generasi masa depan yang tdk hanya cerdas secara iltelektual, tapi juga emosional, sosial, dan spiritual.
@sawali
okta aminin degh mas
barangkali agak sedikit ekstrim, bhw diperlukan sebuah proses yg maha panjang tuk mencapai manusia indonesia spt dicita-citakan oleh pendiri bangsa ini spt termaktub dlm pembukaan uud 45. juga perlu diingat, bhw pengambil keputusan dlm dunia pendidikan skrg ini adalah produk dr sistem pendidikan yg sudah amburadul, jd rasanya kita smua emg kudu sabar dehh *peace
*
hari gini masih mikirin negara… lah wong negara aja gak pernah mikirin kita.
contohnya saya..tetap saja jadi tukan sapu
coba mas bayangkan. berapa jumlah PNS dan pejabat dinegara kita? minoritas. tapi biaya hidup mereka ditanggung oleh negara. mereka malas ataupun rajin ettep aja dianggung negara, bahkan sudah matipun negara tetap menangung beban. trus rakyat yg mayoritas? halah.. emang gue pikirin…. (kata pemerintah)
Setuju sama #2. waterboom. Kalau kita terus mengumandangkan sisi negatif dari dunia pendidikan kita, tanpa disadari sisi negatif itulah yang terus muncul ke permukaan. Segala sesuatunya punya dua sisi – negatif dan positif. Kenapa kita tidak mulai menggali dan menkampanyekan sisi positif dunia pendidikan kita? Biarkan aja sisi negatifnya dikampanyekan oleh para politikus oposannya pemerintah.
Disamping kita menuntut sana sini ( Pemerintah-Pengambil Kebijakan) Kita perlu menuntut diri sendiri untuk selalu Profesional dengan meningkatkan Kinerja Kita.
Sala Kenal
Wah Gue mau komentar apa ya…
Apa sajalah…
Salam Kenal
Gimana Ya kalau Sekolah Sekolah itu kita ganti dengan Padepokan,Pesantren,Biara…asyik kali
kepengennya sih, di hari pendidikan mendatang lebih di isi dengan hal yang positif , tidak hanya demo , berharap demo kemarin membuahkan hasil
o iya , rencananya dalam 3 minggu ke depan , akan berusaha temu kopdar dengan blogger Medan , sekaligus membentuk wadah yang lebih action bukan talk only
berminat bergabung ?
UN cuma menciptakan generasi instan belaka…
yuukkk kita wujudkan Indonesia yg pinterrr…
dimulai dari ‘bubarkan DPR’ lho??
habisnya mereka buat peraturan neko-neko…
nyante aja pakk…
beneran tuh?? kalau pendidikan kita tertinggal ya
*sorri baru berkunjung lagi, lama ga OL saya
@realylife
3 minggu ke depan, boleh juga tuh..
cuma pengennya pas bulan muda dong, biar ada modal agh
aku lom bisa janji…
wacaoooooo
udah lama ga mampir kesini..
gue sih setuju aja ada UN, selama tidak ada kebocoran..
mungkin kalo soal UN di setiap provinsi beda, bisa meminimalisir kebocoran soal..
realita pendidikan indonesia…miris..
Pemerintahnya perlu dididik dulu sebelum mendidik rakyat.
Wah nasionalis banget nie, posting hardiknas
ide dari kau apa lek untuk memajukan negri ini?
kalo dari aku, maunya kita dijajah inggris dulu
@Riri Audiya
selamat datang lagi ya ri…
klo di tiap daerah beda, ntar patokan atau ukuran kerberhasilannya juga jadi beda – beda dong..
@Labyrinth™
sekali – kali g apa2 kan boy ??
@alisyah
ya tunggu aku jadi presiden Ri laek, minimal jadi menteri pendidikanlah.
doain aja ya laek
sabar aja bro, hidup ngak pernah dimulai dari ujian UN
(kayaknya sih hehehe sori OOT)
hihihih,..
tipikal orang indonesia, niat baik harus beserta strategi yang bagus.
soalnya kalo hanya niat baik doang(untuk membangun indonesia) kadang sering di curigai,..
ah,.. dilema dilema,..
menanggapi nya
silahkan mampir di blog saya
ada informasi penting di situ di postingan terbaru saya
silahkan mampir
@uwiuw
maksudnya ??
hidup emang dimulai dari mana ?? (pura – pura g tw)
@bayu
bener tuh yu, apalagi klo pake acara gratisan ??
begh……
@realylife
meluncur ke TKP……
gw gak baca tulisannya, cuma mau bilang “wuisss, bentar lagi udah 10,000 hits neehh”
ditunggu makan-makannya yah…
sori Very OOT
berpikir dan berbuatlah yg terbaik untuk pendidikan. kurangi nuntut atau demo. jadikan profesi guru sbg media ibadah. dan bagi pemerintah, hargai guru, karena jabatan yg dipegang sekarang tdk mungkin diraih tanpa guru. nah lho…
masalahnya terletak pada biaya sekolah sekarang yang sudah sangat komersil dan mahal… ditambah standarisasi yang diletakan pada nilai-nilai teori bukan nilai praktek dan perilaku keseharian… jadinya ya susah laaaah….
soal ujian nasional aja tiap taon bocor, kurikulum ganti tiap lima taon seiring gantinya menteri. uh. kapan mo pinter anak-anak indonesia!
Hilangkan UN, UN gak mutu, cuma proyek pemerintah!
just wanna say ya gitu deh keadaanya
Sejahterakan dulu guru, kualitas pendidikan akan mengikuti.
akan bangkitkah pendidikan indonesia?
Pendidikan musti jalan terus bro, itung-itung buat persiapan buat nge-majuin negara!
@all
Intinya, mari kita doakan sama – sama, semoga pendidikan kita semakin maju, dan semakin melahirkan anak2 bangsa yang brilliant
Once again content. come across material information. I have a presentation, and this sort of.
Awesome! Everything I needed written in a very brief way. In my view, it’s the most amazing work I have ever read. Good job!