Kehidupan yang tidak adil

Written by oktasihotang | dibaca : 2459 kali

Sebelumnya, aku mau nyampaikan SELAMAT buat ibu prita, korban tuntutan pihak RS Omni Internasional tangerang karena memperjuangkan keadilan, kenapa aku bilang selamat ??, karna dengan adanya kasus ini, membuat semua orang terkhusus netters, facebookers, bloggers menjadi tergugah hati untuk mendukung dan semakin berani menyuarakan ketidakadilan yang ada diindonesia ini. Kata SEMANGAT, dukungan dari para bloggers, facebookers, netters sangat berarti sekali untuk menyemangati ibu prita agar tetap tegar dan pantang menyerah melawan ketidakadilan yg ada.

Menurut pandangan aku, seharusnya pihak RS OMNI INTERNASIONAL bisa legowo menerima keluhan dari konsumen/masyarakat karna “mungkin” pelayanannya kurang memuaskan, dan bisa dijadikan tolak ukur peningkatan layanan dirumah sakit tersebut, bukan malah menyatakan perang dan menuntut konsumen dengan alasan pencemaran nama baik. Dari berita yang aku ikutin belakangan ini, cuman gara – gara ibu prita meminta hasil lab dengan harga 27.000 perak, namun pihak rumah sakit bersangkutan ngotot mau memberi hasil lab dengan harga 180.000 karna alasan “hasil lab yg 180.000 lebih jelas ketimbang yg 27.000″, correct me if i`m wrong. Namun menurutku walau pasien meminta hasil lab yg 27.000 kan itu adalah hak pasien, seharusnya pihak rumah sakit memberinya dong… ??

En daaaaa, hari ini adalah hari persidangan pidana untuk ibu prita, mari kita dukung semoga masalah ini kelar dan tegakkan keadilan, jangan karna salah satu pihak tidak mempunyai uang banyak, pengacara handal, keadilan tidak bisa ditegakkan. We`re the netters, bloggers dan pekerjaannya adalah menulis apa yang diketahui, dilihat, dirasakan, secara online sehingga orang lain yg ngebaca web/blog kita bisa membaca dan memberi sumbangsih komentar, katakan salah jika salah dan katakan benar jika benar. Harapan dari itu semua adalah mencari solusi dari permasalahan yg ada, bukan mencari siapa yg kuat dan yg lemah.

-00-

Bicara mengenai keadilan, tadi malam iseng – iseng nonton TV sekalian ngenet, lupa aku siaran TV mana, karna awalnya tidak maksud untuk nonton TV saja, karna ada pekerjaan yg lain yg lebih penting. Namun aku ingat judul acara itu adalah KONTRAK POLITIK, dan kebetulan yg dibicarakan mengenai kisah salah satu atlit angkat besi nasional (namanya aku lupa, tapi atlit ini adalah seorang wanita), yg sudah banyak mengikuti kejuaraan nasional dan internasional dan sudah membawa nama indonesia dikancah internasional. And you know what ??, tetep yg menjadi pokok bahasan adalah mengenai KETIDAKADILAN.

Atlit itu bercerita tentang kepedihan hatinya terhadap pemerintah, beliau sudah bersusah payah mempertahankan dan membawa nama baik indonesia didunia internasional dalam bidang olah raga, namun apa yg didapatnya ??, sebuah ketidakadilan. Ternyata diIndonesia ini kita gak bisa memperoleh apa yg setimpal dengan perbuatan yg sudah kita lakukan, memang itu adalah sebuah kerelaan hati dan keikhlasan dalam membawa nama baik, atau membantu negara, namun negara tidak bisa memperjuangkan apa yg menjadi hak beliau.

Beliau (atlit angkat besi itu, red) hanya diberi sebuah mobil TANPA SURAT -SURAT LENGKAP mengenai mobil tersebut, siapa yg mau memakai mobil tanpa ada surat – surat lengkap ??, justru mobil itu bisa dikatakan hasil curian bukan ??, memang atlit itu tidak menuntut banyak akan apa yg dia sudah sumbangkan untuk negara, tapi setidaknya negara bisa menghargai dan respect terhadap apa yg menjadi haknya dong. Sama halnya dengan kisah seorang petinju nasional tahun 1990-an, aku lupa disiarkan di TV mana waktu itu, namun kasus yg diangkat sama dengan nasib atlit angkat besi diatas, petinju nasional ini sudah membawa nama harum negara, namun apa yg didapat sang petinju ini ??, yg didapat adalah sebuah ketidakadilan dan petinju itu sampai sekarang menjadi pengangguran dan menjadi tukang angkat barang didaerah tengarang. Miris memang kanyataan ini.

Dari kenyataan yg ada, aku berpikir “wajar dan pantesan para ilmuwan indonesia yg sudah memiliki wawasan intelektual tidak mau mengabdi/ berada di indonesia, malah para ilmuwan indonesia lebih dihargai dan dihormati di dunia lain, sehingga mereka kebanyakan hijrah ke luar negeri untuk bekerja disana“. Sebenarnya apa yg terjadi ??, apakah keadilan sulit ditegakkan ??, apakah keadilan bisa dibeli dan ditukarkan dengan uang dan harta ??

Aku sangat mendukung sekali terhadap orang – orang yg berani mengumandangkan keadilan tanpa ada latarbelakang dan maksud tertentu, apa yg dilihat, dirasa dan dialamin itulah yg menjadi tolak ukur manusia untuk berani mengumandangkan keadilan.

Bravo untuk orang – orang yg berani mengumandangkan keadilan, mari kita kumandangkan apa yg menjadi hak kita yg terikat dari pelaksanaan kewajiban kita.

ps : postingan ini aku tulis tanpa ada paksaan, hanya karna adanya sebuah keinginan hati untuk mengumandangkan ketidakadilan, mau nya sih ikut dituntut, biar langsung terkenal……. jiakkaaaaaaaa kaboeeeeeeeer =))

39 Comments (Upil) Betebaran Disini...

  1. Chic says:

    cih! posting apa ini… ckckckckckckck
    *sok-sok an*

    *kabur juga* :) )

  2. IHSAN says:

    dukung pembebasan Bu Prita

    emang Indonesia harus dirubah

    tapi kasus ini menjadi bahan kampanye Lho

    oleh calon

  3. CAIO buat para bloggers, facebookers, netters.

    mampir balik ya,…:D

  4. utk menjadi terkenal kan ndak harus minta dituntut toh, mas okta, hehe … ntar kebaca pihak kejaksaan juga loh! wakaka … semoga perjuangan bu prita berhasil. ayo kita berikan dukungan terus kepada bu prita!

  5. @chic
    apaaaaaaaaaaaaaaaa ??? X-(
    awassssssss yaks :P
    @ihsan
    oh ya ?? masa sih ??
    @automotiverblog
    oke…
    @sawali
    hihiihiiiii, kidding kok mas, tapi gpp lah biar naik traffic blog ini
    *ngarep… ;) )

  6. 1nd1r4 says:

    semoga keadilan segera datang

  7. hendro says:

    ya indonesia menganut berdasarkan hukum, negara kita ada uud nya, dan ibu prita tidak bersalah jika dikaitkan dengan uud mengenai hak.

  8. Ehmm… memang indonesia sulit sekali menghargai jasa dan kerja keras orang lain ….
    dari gaji kecil, sampai SDM pun dengan mudah diambil oleh orang luar :)

  9. Pemula says:

    kabar terakhir sang ibu gimana mas..?
    tuh logonya lumayan jg

  10. memang sebuah keadilan itu mahal

  11. @1nd1r4
    yesss..wish :D
    @hendro
    we`ll see :D
    @afwan
    benar bgt
    @pemula
    blm tau, ntar akan dikabarin ;)
    @wisata seo sadau
    yaps..

  12. achoey says:

    Semoga keadilan bisa dirasakan Bu Prita

  13. andi felani says:

    ayo ayo kita dukung Bu Prita

  14. mamas86 says:

    Hehehehehe… harus lebih hati2 nih kalau nulis…

  15. alhejawi says:

    Harus di periksa hingga tuntas tuh…

  16. buJaNG says:

    Rakyat kecil yang selalu menjadi korban…

  17. oktasihotang says:

    @achoey
    amin..amin, semoga kang :D
    @andi
    ayooo
    @mamas86
    iya sih….
    @alhejawi
    benar sekali, intinya biarlah ini jadi pelajaran bagi semua pihak :D
    @bujang
    iya, kenapa bisa gitu yaks ??
    apa karna rakyat kecil tidak punya uang dan relasi >??

  18. seo says:

    rumah sakitnya bisa dipindah ke hutan belantara aja tuh. biar ga ada yg protes.

  19. polar says:

    ayoo…kita dukung ibu prita, seharusnya tu RS brtrima kasih sm bu prita yg uda kritik gt. kan bs d gunakan sbg pmblajaran bukan malah mencebloskan ib prita. bnr2 ndak dewasa tuh

  20. Danta says:

    hmmm dunia memang kejam.. sekejam memperlakukan ibu prita..

  21. SEO Articles says:

    setuju, pantes aja gak ada ilmuwan yang terkenal negara ini, lah gak dapet keadilan, ckck..
    mungkin harus bner-bener ikhlas ya kalau mau membangun negri ini, haha

  22. reallylife says:

    berharap ibu Prita mendapatkan keadilannya, dan kita bisa belajar dan berkaca dari kasus ini

  23. @seo
    heheeeee, klo di hutan, ntar pasienya siapa dong bro ?? ;) )
    @polar
    harapannya sih spp itu bro, cuman bgimana lagi, dah ada masalah ini dipermukaan, jad kita berdoa aja biar masalahnya selesai dengan baik :D
    @danta
    heheeeee, kayak sekejam ibu kota juga gak ?? :) )
    @seo articles
    spp nya sih begitu :D
    @reallylife
    amin..amin

  24. E-mail aja bisa dituntut gitu, inilah dampak penerapan UU ITE yg bisa diputarbalikkan :(

  25. Raffaell says:

    Di jaman kayak gini ngomong keadilan susah bro, semuanya tergantung duit duit duit duit, tapi ngga menutup kemungkinan kalo keadilan bisa ditegakkan

  26. Reza Fauzi says:

    udah bebas tuh, hehe

  27. @wisata SEO
    gitulah, mesti ada yg monitor..
    @raffael
    emang jaman sekarang duit yg ngatur…aneh yaks :D
    @reza
    masih tahanan kota

  28. zee says:

    Bener, Ta.
    Sedih kalo mendengar para atlit yg sudah berjuang demi nama bangsa, belakangan tdk dipedulikan lagi. Kasihan… waktu masih produktif dipuja-puja, begitu tua ditinggalkan.

  29. Setuju untuk mendukung Ibu Prita, masa komplaint begitu saja sampai kasus ke penjara.

  30. abee says:

    geh mpun, pareng, mas….

  31. alhejawi says:

    Hemmm… hidup memang penuh liku-liku…

  32. buJaNG says:

    Hemmm keknya keadilan itu lebih berpihak pada mereka yang punya uang…

  33. escoret says:

    udah keluar tuh boss….
    mana info apdetnya..???

  34. wi3nd says:

    semo9a ada “keadiLan “yan9 sejatina wat ibu prita..

    mendukun9 wat mreka yan9 amsih menyerukan keadilan dine9eri ini,entah sampai kapan akan terwujud.. :(

  35. prita akan menag..byk yg dukung

  36. Juliawan says:

    iya ketidakadilan makin merajai Indonesia gt

  37. Syukurlah sekarang dah bebas.. artinya kebenaran berpihak pada seharusnya…

  38. Banyak hikmah dibalik cerita email pembawa petaka ini.. khusunya buat para netter mania..

  39. ini aja sidangnya masih di lanjutkan… emang gitulah indonesia

Tinggalkan Upilmu Disini...